Kepada; yang terakhir
Kali ini aku tak akan lagi membahas tentang kupu-kupu yang tersesat di kepalaku. karena mungkin akan percuma sebab radar kita benar-benar sudah tak bisa lagi saling mengaitkan hati, meski jarak bukanlah persoalan. apa lagi dari kita masing-masing memang sudah tak berharap untuk saling mencoba memperbaiki.
Aku putuskan untuk membiarkan kupu-kupu tersebut untuk tetap tersesat, dan kau tak perlu menepati janji untuk menggiringnya keluar dari kepalaku. aku akan terus menikmati kebingungannya tanpa perlu mempertanyakannya. aku juga akan mengasingkan percakapan kita yang pernah kusimpan entah untuk sebuah apa dengan bantuan waktu.
Sepertinya ada benarnya kau menyudahi misteri yang ternyata dari awal telah kau sadari arti sebenarnya itu.
Selamat.
0 komentar:
Posting Komentar